Pages

3.6.16

Trend of Information and Communication Technology


Pada pertemuan pertama kelas Teknologi Komunikasi yang diampu oleh Pak Ali Rokhman, beliau membahas mengenai kemajuan teknologi informasi dan komunikasi.

Seorang mantan asisten Komisaris Pendidikan bernama John Naisbitt telah memprediksikan teknologi masa depan dalam bukunya, Megatrends 2000 yang diterbitkan pada 1982. Beliau mampu memprediksikan bagaimana keadaan 18 tahun kedepan. Dan benar saja bahwasannya prediski beliau terjadi benar adanya. Prediksi Naisbitt salah satunya; Komputer akan menghuni setiap rumah, terbukti saat ini bahkah satu rumah bisa memiliki 2-3 komputer maupun laptop.


Masyarakat yang hidup pada abad ke-20an pasti merasakan dampak yang ditimbulkan dari perkembangan teknologi itu sendiri. Penemu Microsoft, Bill Gates (1997) mengatakan bahwa kita sedang melintasi batas teknologi yang merubah gaya hidup kita, mulai dari belajar, bekerja, berteman dan berbelanja.

Teknologi mempengaruhi cara hidup kita yang tidak dapat kita kenal sebelumnya, contoh konkrit yang terjadi disekitar kita adalah kemudahan berbelanja dengan satu genggaman. Saat ini online shopping sudah marak di mana-mana. Tidak bisa dipungkiri, segala kebutuhan ada di sana. Kebanyakan orang, terlebih yang tidak memiliki banyak waktu, memilih belanja online ketimbang langsung ke toko. Hal ini bisa kita lihat dari mulai sepinya pusat perbelanjaan elektronik karena banyak orang yang berpindah menggunakan belanja online.

Melihat sejarah, smartphone mulai banyak digandrungi ketika blackberry mengeluarkan ponsel pertama yang bisa mempermudah pengguna e-mail dalam bertukar pesan. Kepopuleran Blackberry karena kala itu Presiden Amerika Serikat, Barack Obama menggunakan Blackberry sebagai ponselnya.

Pada tahun 2007, Apple mengeluarkan iPhone kemudian disusul Google yang mengeluarkan Android pada tahun yang sama. Persaingan pun dimulai, masyarakat yang menentukan ponsel mana yang menjadi andalan mereka.

Seiring perubahan zaman, kemajuan teknologi terus berkembang pesat. Pada tahun 2013 Android berhasi menguasai Asia Tenggara. Sebanyak 12,8 juta smartphone Android berhasil memikat hati masyarakat Asia Tenggara. (sumber: detik.com)





Hasil data www.pcmag.com, pada tahun 2016 Android lagi-lagi berhasil bertengger di urutan pertama, sedangkan blackberry tertinggal sangat jauh. Inovasi terus dilakukan oleh setiap perusahaan demi menjadi target masyarakat luas. Namun nampaknya masyarakat sudah kurang minat dengan blackberry karena harga yang mereka tawarkan tidak sebanding dengan fitur yang ada. Sedangkan Android, kini bisa didapatkan dengan harga terjangkau dan dapat berbagai macam fitur yang mencengangkan. Sempat ditawar Rp. 90-an Triliun oleh Samsung dan Windows, Blackberry dengan angkuhnya merasa harga tersebut masih kurang mahal.



Pada Mei 2008, Bill Gates, Bapak Microsoft ini berkunjung ke Jakarta. Dalam presentasinya beliau mengatakan bahwa perkembangan teknologi akan menyebabkan:



1. Convergence: Gabungan berbagai hardware yang tadinya terpisah dan memiliki fungsi sendiri-sendiri sekarang menjadi 1 genggaman saja. Misalnya radio dan sms, kini kita hanya perlu menggunakan satu perangkat untuk bisa menikmati keduanya.

2. Connectedness: Manusia bisa saling berinteraksi tanpa mengenal ruang dan waktu. Di manapun, kapanpun, dengan siapapun, dengan alat apapun.

3. Natural Interface: Alat yang bisa menghubungkan suatu perangkat dengan perangkat lain. Perangkat tersebut dapat terhubung karena adanya perintah manusia. Misalnya saat ini remote dan televisi, komputer dengan keyboard, bahkan saat ini HP sudah bisa menyalakan AC maupun TV.

4. Paperless: Era ini, penggunaan kertas sudah mulai diminimalisir, terbukti dengan pindahnya kebiasaan berkirim surat yang kemudian digantikan dengan berkirim e-mail, ujian nasional menggunakan komputer dan lain-lain. Semua mengikuti perkembangan zaman, hal ini juga membantu kelestarian lingkungan.

Perkembangan teknolog yang mudah ini sangat membantu manusia dalam menyelesaikan pekerjaan. Namun, saat ini banyak sekali anak muda yang tidak menggunakan teknologi sesuai dengan keperluan mereka. Batas yang makin kabur membawa dampak buruk bagi anak remaja yang kecanduan, sangat sulit membedakan antara bermain, belajar, bekerja, berbisnis, berdakwah, termasuk bermaksiat.

No comments:

Post a Comment